Platform kripto asal Timur Tengah “Fasset” mengumumkan kerja sama dengan Mastercard untuk masuk memperluas layanannya di Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas inklusi keuangan di negara ini dan memperluas peluang ekonomi lokalnya.
Saat ini ada lebih dari 92 juta orang Indonesia yang tidak memiliki rekening bank dan celah ini akan dijembatani oleh kedua perusahaan untuk menghadirkan akses layanan keuangan digital yang lebih baik. Kemitraan antara kedua perusahaan ini berambisi ingin menurunkan hambatan keuangan digital dan mendorong peluang yang lebih besar untuk mendapatkan manfaat dari penggunaan layanan keuangan yang sedang berkembang.
“Kepemilikan aset adalah cara terkuat untuk memperkuat mata pencaharian dan ekonomi yang sehat. Koridor remitansi berbasis aset digital dapat melepaskan gelombang baru kemakmuran sosial ekonomi melalui penawaran produk unik yang sedang kami bangun,” kata Country Director Fasset Indonesia Hendra Suryakusuma dalam pernyataan resmi seperti dikutip dari Cointelegraph.
Ia juga percaya bahwa adopsi kripto di negara-negara seperti Indonesia akan berdampak signifikan pada ekosistem kripto yang lebih luas. Hal itu akan menjadi acuan bagi negara lain untuk mengejar kemajuan dan mengubah laju pertumbuhan ekonomi. “Implikasinya pada industri adalah legitimasi aset kripto yang lebih besar, kasus penggunaannya, dan area aplikasinya,” jelasnya lebih lanjut.
Fasset memungkinkan pengguna untuk membeli, menjual, mengirim, dan menyimpan aset dan token digital. Startup ini berhasil mengumpulkan pendanaan Seri A sebesar $22 juta yang dipimpin oleh Liberty City Ventures dan Fatima Gobi Ventures pada bulan April tahun ini. Sejak itu, Fasset berambisi untuk memperluas penawarannya ke Indonesia dan Pakistan.
Indonesia saat ini memimpin dalam kepemilikan mata uang kripto di seluruh dunia dalam hal persentase adopsi. Menurut laporan Global State of Crypto Gemini 2022, sebanyak 41% peserta yang disurvei di Indonesia memiliki aset digital. Negara kepulauan ini juga memimpin dalam adopsi kripto di kalangan wanita, yang merupakan lebih dari setengah investor kripto di negara tersebut.
“Dengan semakin banyaknya orang yang mengandalkan aset dan teknologi digital untuk menjadi tangguh, ada kebutuhan bagi pemain kunci di sektor publik dan swasta untuk bersama-sama menciptakan solusi yang dapat mengarah pada peluang dan solusi baru untuk inklusi keuangan yang lebih luas,” tambah Country Manager Mastercard Indonesia Navin Jain.
Mastercard telah secara aktif memperluas layanannya di ruang kripto. Selain Web3, baru-baru ini mengumumkan peluncuran The Belle Block, sebuah kelompok komunitas yang berfokus pada pemberdayaan wanita dan individu non-biner untuk menggunakan teknologi Web3 dan mata uang kripto. Juga, bermitra dengan berbagai pasar NFT untuk memungkinkan pemegang kartu membeli NFT secara langsung dengan mata uang fiat, menghilangkan kebutuhan untuk membeli mata uang kripto sebelum melakukan pembelian NFT.
Pedagang fisik aset kripto berlisensi
Di Indonesia sendiri, animo meningkatnya jumlah investor kripto mendorong bermunculannya perusahaan baru. Menurut data Bappebti, ada 24 perusahaan yang sudah mengantongi lisensi dari Bappebti. Mereka adalah:
1 | PT Tumbuh Bersama Nano | Nanovest |
2 | PT Kagum Teknologi Indonesia | Ajaib |
3 | PT Aset Digital Berkat | Tokocrypto |
4 | PT Aset Digital Indonesia | Incrypto |
5 | PT Bumi Santosa Cemerlang | Pluang |
6 | PT Cipta Koin Digital | Koinku.id |
7 | PT Coinbit Digital Indonesia | Coinbit.id |
8 | PT Galad Koin Indonesia | Galad.id |
9 | PT Gudang Kripto Indonesia | GudangKripto.id |
10 | PT Indodax Nasional Indonesia | Indodax |
11 | PT Indonesia Digital Exchange | Digital Exchange |
12 | PT Kripto Maksima Koin | Kripto Maksima |
13 | PT Luno Indonesia LTD | Luno |
14 | PT Mitra Kripto Sukses | Kripto Sukses |
15 | PT Pantheras Teknologi Internasional | Pantheras |
16 | PT Pedagang Aset Kripto | Pedagang Aset Kripto |
17 | PT Pintu Kemana Saja | Pintu |
18 | PT Rekeningku Dotcom Indonesia | Rekeningku |
19 | PT Tiga Inti Utama | Triv |
20 | PT Triniti Investama Berkat | Bitocto |
21 | PT Upbit Exchange Indonesia | Upbit |
22 | PT Utama Aset Digital Indonesia | Bittime |
23 | PT Ventura Koin Nusantara | Vonix |
24 | PT Zipmex Exchange Indonesia | Zipmex |